Jumat, 25 Desember 2009

Pada Sisa Umurku


Malam ini kuhitung mundur setiap jam, menit, detik..
sepertinya waktu kian terhimpit dan kian berlalu


Umurku didunia semakin berkurang,
bagai obat nyamuk bakar yang berputar semakin pendek dan akhirnya habis hanya menyisakan abu


Setelah perjalanan panjang ini aku masih saja selalu getir menapaki takdirMu,
dzikirku selalu patah di setiap takbiratul ihram,
aku masih saja selalu gagap dalam melafalkan asmaMu,
sujudku tak menyentuh


Maafkan aku Ya Rabb..
tapi sungguh nuraniku teramat hening oleh nawaitu kepadaMu,
aku selalu saja gamang...


Ya Allah ..
tetes air mataku adalah tanda kelemahanku,
rasa sedih yang teramat dalam adalah penyesalanku karena ibadahku belumlah sempurna ..


Rentang waktu terkadang membuat aku lupa bahwa usiaku di dunia semakin berkurang
Rentang waktu terkadang membuatku lupa bahwa aku selalu melanggar titahMu
Rentang waktu membuatku sadar bahwa aku hanya manusia biasa
yang tak punya apa-apa selain jasad yang tak berguna


Ya Allah ...
digurat malam ini izinkanlah aku dekatkan kedua telapak tanganku ,
tersungkur, tercebur, melebur bertafakur

Dari telagamu telagaMu yang tenang dan bening kuciduk air dengan sepuluh jari yang merapat


Rahasia kelembutannya sebagai kedamaian yang hadir dalam indahMu

Semoga pada sisa umurku aku bisa lebih dekat denganMu....

0 komentar:

Posting Komentar